Sering kali saya ditanya oleh klien baik yang free maupun yang berbayar dengan pertanyaan “kenapa saya susah sekali kurus?”. Faktor-faktornya tentu banyak sekali, namun ada baiknya kamu menganalisa hal-hal berikut yang bisa jadi menghambat progress menurunkan berat badan. Berikut beberapa hormon yang berperan di progress tersebut.
Menurunnya Hormon Kortisol
Menurunnya hormon kortisol dapat disebabkan berbagai hal, namun yang paling sering terjadi adalah gaya hidup yang salah, stres berlebih, serta kurangnya asupan gizi. Adapun gejala-gejala yang membutuhkan bantuan profesional dengan segera adalah : perubahan berat badan secara drastis, insomnia, depresi, dan gangguan pencernaan.
Mensiasati gaya hidup yang salah bisa dengan : tidur yang cukup (7-8 jam/malam), olahraga teratur bisa dengan berjalan, yoga atau latihan beban setidaknya 30 menit/hari, makan seimbang (fokus pada protein dan serat), hindari alkohol, kurangi kafein, serta membatasi paparan layar baik dari HP maupun komputer dan laptop setidaknya 2 jam sebelum tidur, membaca buku yang ringan, mendengarkan musik, atau menghabiskan waktu di alam.
Anda juga bisa melakukan beberapa tehnik relaksasi di rumah dengan cara meditasi 10 sampai 15 menit sehari, yoga atau pilates, tehnik pernapasan dalam, relaksasi otot progresif, dan visualisasi positif.
Pengelolaan stres juga bisa menjadi cara mensiasati menurunnya hormon kortisol dengan cara prioritaskan tugas, buat jadwal realistis, jangan ragu untuk istirahat sejenak, berbicara dengan teman atau keluarga, dan jika diperlukan cari bantuan profesional.
Beberapa suplemen yang bisa anda konsumsi untuk membantu mencegah penurunan hormon kortisol, yaitu : Vitamin C, Omega 3, magnesium, ashwagandha, dan ginseng.
Tidak Seimbangnya Hormon Insulin.
Ketidakseimbangan hormon insulin akan berpengaruh pada gula darah dan resiko penyakit metabolik.
Merubah gaya hidup merupakan hal paling utama mengatasinya.
- Olahraga teratur: berjalan, lari, bersepeda, atau yoga selama 30 menit / hari.
- Makan seimbang: fokus pada protein, dan serat.
- Hindari gula.
- Tidur yang cukup (7 sampai 8 jam / malam)
- Kurangi stres
- Minum air yang cukup (setidaknya 8 gelas / hari)
- Stop alkohol dan rokok
Mengonsumsi suplemen tambahan seperti Chromium (membantu mengatur gula darah), Berberin (meningkatkan sensitivitas insulin), Cinnamon (membantu mengatur gula darah), dan Omega 3 (meningkatkan sensitivitas insulin).
Gangguan Tiroid.
Gangguan tiroid dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti kelelahan, perubahan berat badan, dan perubahan mood. Berikut beberapa cara mengatasi gangguan tiroid:
- Pengobatan medis: Pengobatan ini meliputi konsultasi, resep dokter untuk tiroid sintetik, pengobatan radioaktif, pembedahan.
- Perubahan gaya hidup: Mengubah gaya hidup ini meliputi makanan seimbang yang kaya yodium dan mineral, olahraga teratur, tidur yang cukup, dan mengurangi stres.
- Mengonsumsi suplemen: Yodium, selenium, vitamin D, Omega 3.
- Mengonsumsi makanan yang membantu: makanan yang kaya yodium (ikan dan makanan laut), kacang-kacangan dan daging (terutama daging merah).
Hormon Leptin Terganggu.
Hormon Leptin berperan penting dalam mengatur nafsu makan, metabolisme, dan berat badan. Berikut beberapa cara untuk mengatur hormon leptin:
- Makanan seimbang: konsumsi makanan kaya serat, protein dan lemak sehat.
- Olahraga teratur.
- Tidur yang cukup.
- Kurangi stres.
- Hindari makanan olahan dan junk food.
- Konsumsi suplemen untuk membantu meregulasi hormon leptin, seperti: omega 3, vitamin D, magnesium, zinc.
- Stop alkohol, rokok dan kafein.
- Minum air yang cukup.
Adapun beberapa gejala keseimbangan leptin yang tidak tepat adalah:
- Kelebihan atau kekurangan berat badan.
- Nafsu makan tidak terkontrol.
- Kecemasan atau depresi.
- Gangguan pencernaan.
- Nyeri pada kaki atau tangan.
Ketidakseimbangan Hormon Estrogen.
Hormon estrogen adalah kelompok hormon steroid yang diproduksi oleh ovarium (pada wanita) dan testis (pada pria), serta sedikit oleh kelenjar adrenal dan jaringan lemak.
Estrogen mempunyai fungsi antara lain :
- Pengembangan dan pemeliharaan karakteristik seksual wanita.
- Regulasi siklus menstruasi dan kesuburan.
- Pembentukan dan pemeliharaan tulang.
- Pengaturan metabolisme lemak dan karbohidrat.
- Pengaruh pada mood dan perilaku.
- Mengatur pertumbuhan dan perkembangan rahim dan payudara.
- Mempengaruhi distribusi lemak tubuh.
- Mengatur produksi kolagen dan elastin kulit.
- Berperan dalam proses pembekuan darah.
- Mengatur fungsi otak dan sistem saraf.
Keseimbangan estrogen sangat penting untuk kesehatan. Kekurangan estrogen dapat menyebabkan:
- Siklus menstruasi tidak teratur.
- Keringnya vagina.
- Osteoporosis.
- Perubahan mood.
- Rambut rontok.
- Kulit kering atau berjerawat.
Kelebihan estrogen dapat menyebabkan:
- Perubahan mood.
- Retensi air.
- Kenaikan berat badan.
- Kanker payudara dan rahim.
- Gangguan reproduksi.
Faktor yang mempengaruhi keseimbangan estrogen:
- Usia.
- Siklus menstruasi.
- Kehamilan.
- Menopause.
- Obat-obatan tertentu.
- Gaya hidup (diet, olahraga, stres).
Berikut beberapa cara untuk mengatasi ketidakseimbangan hormon estrogen:
- Makanan seimbang: Konsumsi sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
- Olahraga teratur: Berjalan, lari, atau yoga 30 menit/hari.
- Tidur yang cukup: 7-8 jam/malam.
- Kurangi stres: Meditasi, yoga, atau teknik relaksasi.
- Hindari alkohol dan kafein.
- Konsumsi suplemen vitamin D dan kalsium, omega 3, probiotik, vitamin b kompleks, magnesium dan zinc.
Dari apa yang sudah saya jabarkan mengenai penyebab-penyebab anda susah sekali turun berat badan bisa disimpulkan beberapa hal yang harus anda mulai perhatikan dan jalani, yaitu:
- Olahraga teratur. Apapun olahraganya, lakukan saja dahulu, mulai saja dahulu.
- Menjaga dan mengatur makanan. Apapun yang masuk ke dalam tubuh anda, baiknya anda perhatikan. Hindari semua junk food, gorengan, kopi manis, seblak, sempol (anda bukan binatang ternak, jadi konsumsi makanan manusia saja).
- Tidur yang cukup. Anda tidak perlu menyentuh target 8 jam, namun fokus perbaiki kualitas tidurnya, bukan kuantitasnya. Tidur lebih awal, bangun lebih awal.
- Jika diperlukan, konsumsi suplemen.

